Musrenbang di Aula Galampano Kantolalo, Rusman Emba Jelaskan Rencana Pengembangan Kota Raha
Foto : Bupati Muna sedang memberikan arahan pada musrenbang di Aula Galamano Kantolalo, by PPID Humas Muna

Musrenbang di Aula Galampano Kantolalo, Rusman Emba Jelaskan Rencana Pengembangan Kota Raha

Setelah memberi arahan pada Musrenbang di Aula Kontukowuna, Bupati Muna kembali memberi arahan pada Musrenbang Kecamatan yang dilaksanakan di Aula Galampano Kantolalo, Kamis 23/3/2017. Pada Musrenbang ini membahas perencanaan pembangunan di kawasan yang mencakup Kecamatan Bata Laiworu, Napabalano, Lasalepa, Towea, Katobu, Lohia, Duruka, Kontunaga, dan Kecamatan Watopute. Kecamatan-kecamatan ini merupakan kawasan di Kota Raha dan sekitarnya. Dalam kesempatan tersebut Rusman Emba menjelaskan rencana perluasan kota Raha disertai dengan rencana pembangunannya.

Pembangunan dan Revitalisasi Kota Raha

Terkait penataan kota Raha, suami Yanti Setiawati ini menuturkan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Muna berencana mengerjakan program-program yang telah dituangkan dalam APBD 2017, antara lain : (1) perluasan kota Raha hingga ke daerah Motewe, (2) penataan jalan dalam kota Raha yang akan dibuat dua lajur antara lain dari Motewe hingga Watopute dan dari Kawasan Pertokoan hingga ke Lohia, (3) memindahkan kawasan pertokoan dari Laino ke Motewe. Menurut Rusman, saat ini sudah ada investor dan ada 60 pedagang yang siap dipindahkan. Pemerintah Daerah tinggal menyiapkan lahannya,

(4) Pembangunan Balai Pertemuan Besar yang dapat menampung hingga ribuan orang. Saat ini di Muna belum ada geduang pertemuan besar yang representatif (5) Pemindahan dan Pembangunan Stadion Sepakbola Paelangkuta dari kota Raha ke Motewe Kecamatan Bata Laiworu, (6) Penimbunan lokasi Ex Restoran Kunkun yang akan dibangun jogging track untuk tempat berolahraga warga kota Raha, (7) Pembangunan Pusat Kebudayaan Muna seperti Rumah Adat Muna beserta Ornamen Jati di bekas gedung BPD Sultra. Bupati Muna menegaskan “Jika ada 100 bangunan monumental yang dibangun di Kota Raha dan sekitarnya, maka Muna akan berubah”.

Pembangunan Berbasis Kawasan

Pada kesempatan yang sama Rusman Emba juga menjelaskan alasan pelaksanaan Musrenbang kecamatan dilaksanakan serentak dan melibatkan beberapa kecamatan dalam satu forum. Bupati ingin menyampaikan visi dan misinya serta impian pembangunan ke depan dalam satu kesempatan. Artinya bahwa program pembangunan ke depan itu terintegrasi dalam beberapa wilayah kecamatan. Beliau menekankan pentingnya pembangunan berbasis kawasan. Karena antar kecamatan seharusnya saling bersinergi. Pembangunan pada satu kecamatan tentu erat kaitannya dengan rencana pembangunan kecamatan lain dalam suatu kawasan. Di samping itu juga beliau menjelaskan bahwa Musrenbang ini bukan musrenbang biasa, karena Rusman Emba – Malik Ditu ingin menjelaskan visi-misi mereka secara terintegrasi. Karena Muna merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *