Rusman Emba Ingin Jadikan Kota Raha Hijau, Asri dan Bersih
Foto : Kota Raha nan Hijau Berkabut, by Laode Arman Latif/MUNABANGKIT.COM

Rusman Emba Ingin Jadikan Kota Raha Hijau, Asri dan Bersih

Kota Raha yang hijau, asri dan bersih sangat diinginkan oleh masyarakat di daerah tersebut. Penyediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan bebas dari sampah menjadi salah satu elemen penting bagi peningkatan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Ruang Terbuka Hijau tidak hanya memberi fungsi ekologis dan estetika, tetapi juga sebagai fungsi sosial dan budaya masyarakat sebagai ruang publik. RTH dapat dijadikan sebagai sarana hiburan, tempat joging dan tempat bersantai yang akan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakatnya.

Rusman Emba dalam programnya telah merespon permasalahan tersebut untuk menjadikan Kota Raha sebagai kota yang hijau dan asri. Sesuai yang diamanatkan dalam peraturan Undang-Undang No.26 tahun 2007 tentang penataan ruang yang mengamanatkan bahwa proporsi ruang terbuka hijau pada wilayah kota paling sedikit 30 persen dari luas wilayah kota.

Dengan adanya Ruang Terbuka Hijau sebagai paru-paru kota, yang dapat menyerap polusi atau pencemaran udara yang dihasilkan oleh angkutan mobil maupun industry, maka dengan sendirinya akan terbentuk iklim yang sejuk dan nyaman. Sehingga Kota Raha dapat dijadikan sebagai kota yang layak huni dan berkelanjutan.

Selain pengembangan Ruang Terbuka Hijau, kesungguhan Rusman Emba dalam mewujudkan Kota Raha yang bersih juga telah diprioritaskan dalam programnya. Keseriusan Bupati Muna dalam menangani sampah terlihat pada saat beliau meninjau lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berlokasi di Desa Wabintingi Kecamatan Loghia dan telah disiapkan anggaran untuk pembangunan TPA. Meski kepemimpinan LM. Rusman Emba-Malik Ditu baru berumur 6 bulan tetapi soal pengelolaan sampah Kota Raha, mereka telah siap baik dari sisi konsep maupun implementasinya.

Upaya untuk menjadikan Kabupaten Muna yang bersih juga telah direspon langsung oleh masyarakat dengan melakukan aksi bersih-bersih sampah. Aksi bersih sampah ini di inisiasi oleh pemuda yang menamakan dirinya Gerakan Muna Bersih (GMB).  GMB ini terdiri dari gabungan beberapa komunitas pecinta alam yaitu diantaranya Sahabat Alam Muna (SALAM), Insan Pariwisata Muna (IPM), Penjelajah Muna (PM), dan beberapa komunitas lainya yang ada di Kota Raha.

Aksi pungut sampah yang dilakukan oleh GMB tersebut berlangsung pada hari Minggu 26 Februari 2017 di Wisata Kali Sangia Desa Kabangka. Dari aksi tersebut, GMB mengumpulkan puluhan kantung sampah anorganik. Kegiatan ini sebagai aksi kepedulian dan wujud kerja nyata pemuda terhadap lingkungan di Muna dan sekaligus dalam rangka mensukseskan program pemerintah khususnya dalam bidang kepariwisataan yang saat ini sedang dicanangkan dengan slogan Mai Te Wuna.

Semoga kegiatan yang dilakukan oleh komunitas GMB ini dapat menginspirasi masyarakat Kabupaten Muna dan Kota Raha sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan. Dan kebijakan pemerintah daerah untuk menjadikan Kabupaten Muna sebagai kota yang hijau asri dan bebas dari sampah selalu didukung oleh seluruh masyarakat. Sehingga cita-cita meraih penghargaan Adipura segera tercapai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *