Ekspose di GCTF Sukses, Tantangan dan Peluang Industri Pariwisata Muna
Foto : Suasana GCTF 2017, by rajaMICE.com

Ekspose di GCTF Sukses, Tantangan dan Peluang Industri Pariwisata Muna

Keikutsertaan Bupati Muna dan Ibu Yanti Setiawati Rusman Emba pada perhelatan Garuda Indonesia Corporate Travel Fair (GCTF) 2017 yang lalu berjalan dengan sukses. Demikan disampaikan Bupati Muna, L.M. Rusman Emba kepada redaksi munabangkit.com, sesaat setelah mengikuti ajang tersebut.

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya oleh munabangkit.com, acara yang digelar pada tanggal 14-15 Maret 2017 di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan Jakarta tersebut, dihadari oleh para pengusaha. Baik pengusaha agen perjalanan (tour and travel) dan perhotelan maupun perusahaan yang terkait dengan pariwisata lainnya, dari dalam negeri maupun luar negeri. Keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Muna dalam ajang tersebut dimanfaatkan betul untuk mempromosikan potensi wisata Muna yang selama ini seperti tersembunyi.

Apa Hasil dari Ekspose tersebut?

Banyak hal yang diperoleh oleh Pemerintah Kabupaten Muna setelah ikut dalam ajang GCTF 2017. Pertama, pemerintah pusat semakin menyadari begitu besar potensi wisata Muna, baik wisata alam, wisata budaya maupun potensi wisata lainnya. Buktinya, pemerintah pusat memberi kesempatan kepada Kabupaten Muna untuk melakukan launching pariwisata Muna di Kementerian Pariwisata pada tanggal 24 Maret 2017 mendatang. Bahkan dalam beberapa waktu yang akan datang Kabupaten Muna akan mengadakan pameran pariwisata dan pawai budaya di Jakarta.

Kedua, para buyer dalam dan luar negeri terutama para pengusaha tour and travel menjajaki kerjasama dengan pemerintah Kabupaten Muna untuk mempromosikan wisata Muna ke mancanegara. Ketiga, dengan semakin dikenalnya potensi wisata Muna, akan banyak investor yang berpotensi menanamkan modalnya dalam industri pariwisata Muna. Keempat, keseriusan pemerintah Kabupaten Muna dalam mengoptimalkan potensi wisatanya akan membuat pemerintah pusat mengalokasikan dana dan programnya dalam mendukung pengembangan industri pariwisata Muna.

Tantangan sekaligus Peluang

Sebagaimana diketahui bersama, saat ini infrastruktur pendukung industri pariwisata di Kabupaten Muna sangat terbatas. Gencarnya promosi wisata Muna, tentunya akan membuat banyak traveler melirik Muna sebagai salah satu destinasi wisata. Sedikit demi sedikit wisatawan akan mulai berdatangan, yang tentu membutuhkan kesiapan semua pihak dalam membuat wisatawan betah dan nyaman berada di Muna. Kebutuhan hotel atau penginapan atau guest house yang memadai, tentu akan meningkat. Kebutuhan sarana transportasi juga akan meningkat.

Mengingat saat ini belum ada hotel berbintang yang representatif di Muna, maka kunjungan wisatawan, jika tidak diantisipasi sejak dini,  dapat saja berpotensi menjadi promosi buruk bagi industri pariwisata Muna.

Masalah lain yang kerap berpotensi menjadi promosi buruk industri pariwisata Muna adalah masalah keamanan. Masyarakat Muna seharusnya mulai menghindari aktifitas-aktifitas yang tidak produktif, seperti mabuk-mabukan, tawuran, dan perkelahian. Bupati Muna dalam banyak kesemoatan selalu mengingatkan untuk menjadi keamanan dan ketertiban masyarakat. Sudahi pertikaian-pertikaian dan bersiap menyongsong era baru, era muna bangkit.

Oleh karena itu, masyarakat Muna dapat memanfaatkan peluang tersebut dengan membuat semacam guest house di rumah-rumah penduduk di sekitar lokasi wisata, menyiapkan transportasi ke obyek-obyek wisata. Para pemuda juga dapat membuat semacam Muna Tourism Center, sebagai pusat informasi pariwisata Muna.

Sesungguhnya ada banyak peluang yang terbuka di tengah keterbatasan. Mereka-mereka yang kreatif dan inovatif yang akan berhasil mengubah keterbatasan tersebut menjadi peluang, sebagai sumber pendapatan baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *