Bangkit dengan Desa Wisata (1) “Peluang Pengembangan Sektor Pariwisata Muna”
Foto : Dermaga Desa Wisata Arborek, bywww.travel.detik.com

Bangkit dengan Desa Wisata (1) “Peluang Pengembangan Sektor Pariwisata Muna”

Dalam satu dekade terakhir pertumbuhan perjalanan wisatawan Nusantara semakin meningkat.  Pada tahun 2015 mencapai 255,05 juta orang, meningkat 1,53% dari tahun 2014 yang berjumlah 251,20 orang dan 250,04 juta orang pada tahun 2013 (Litbang Kompas, 5/12/2017). Kementerian pariwisata (2016) menyebutkan kontribusi sektor pariwisata pada tahun 2015 terhadap PDB sebesar 4,23 persen dan menghasilkan devisa hingga 11,9 miliar dollar AS.  Sebanyak 12, 16 juta orang bekerja pada sektor pariwisata (Enny Sri Hartati, INDEF dalam Kompas 5/12/2017).  Pada tahun 2014 tercatat pula 9,4 juta wisatawan mancanegara (wisman) dengan devisa sebesar USD 11,2 miliar. Peringkat daya saing pariwisata Indonesia, menurut Forum Ekonomi Dunia (WEF) juga membaik, dari peringka ke-70 menjadi peringkat ke-20 dri 141 negara.

Perkembangan dunia pariwisata juga menunjukkan wajah yang dinamis.  Laporan UN-WTO (2015) menyatakan bahwa pada tahun 2014 tercatat sebanyak 1,1 milyar wisatawan dunia dan 105,1 juta di ASEAN. Indonesia menjadi salah satu negara destinasi wisata yang sangat potensial dikunjungi, mengingat kekayaan potensi sumber daya alam yang tersedia dan potensial dikembangkan menjadi tujuan wisata.

Beberapa daerah seperti Bali, Lombok, Danau Toba di Sumatera Utara, Wakatobi di Sulawesi Tenggara, Borobudur di Jawa Tengah dan beberapa destinasi wisata di Jogjakarta adalah sedikit dari lokasi-lokasi wisata yang sudah menjadi destinasi wisata dunia.  Salah satu konsep yang belakangan banyak digalakkan untuk menggenjot sektor pariwisata adalah pengembangan desa wisata.

Desa wisata adalah pilihan destinasi wisata yang dikelola berbasis masyarakat. Belakangan ini desa wisata banyak bermunculan di beberapa daerah dengan tarif murah, atraksi wisatanya menarik dan dikelola secara mandiri oleh masyarakat.  Desa wisata memiliki pengertian yang lebih khusus dibanding pengertian desa. Desa wisata adalah suatu daerah tujuan wisata, disebut pula sebagai destinasi pariwisata, yang mengintegrasikan daya tarik wisata, fasilitas umum, fasilitas pariwisata, aksesibilitas, yang disajikan dalam suatu struktur kehidupan masyarakat yang menyatu dengan tata cara dan tradisi yang berlaku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *